Kalau kamu mau tahu siapa inspirasiku ketika membuat catatan-catatan ini, itu bukan kau.
Kalau kamu mau tahu siapa yang sering aku sebut kamu, itu bukan kau.
Kalau kamu mau tahu siapa yang mampu membuat pipi ini selalu mengeluarkan semburat merah merona, itu bukan kau.
Kalau kamu mau tahu siapa yang mampu membuat lidah ini pelu ketika memanggil namamu, itu bukan kau.
Kalau kamu mau tahu siapa yang mampu membuat jantung ini berdegup liar ketika melihatmu, itu bukan kau.
Kalau kamu mau tahu siapa yang membuat desiran ini muncul ketika ku dengar namamu disebut, itu bukan kau.
Kalau kamu mau tahu siapa yang membuat bibir ini memiliki lengkungan kecil setiap harinya, itu bukan kau.
Kalau kamu mau tahu siapa yang mampu membuat malamku tak nyenyak, itu bukan kau.
Kalau kamu mau tahu siapa yang membuatku memeriksa telepon genggamku setiap waktu, itu bukan kau.
Kalau kamu mau tahu siapa yang aku pikirkan pertama kali saat terjaga, itu bukan kau.
Kalau kamu mau tahu siapa yang selalu ada dalam setiap doaku, itu kamu tapi bukan kau.
Aku harap disetiap aku menyebut kamu, kamu tidak besar kepala karena merasa inspirasiku itu kamu. Karena itu salah besar.
Kalau kamu mau tahu siapa yang sering aku sebut kamu, itu bukan kau.
Kalau kamu mau tahu siapa yang mampu membuat pipi ini selalu mengeluarkan semburat merah merona, itu bukan kau.
Kalau kamu mau tahu siapa yang mampu membuat lidah ini pelu ketika memanggil namamu, itu bukan kau.
Kalau kamu mau tahu siapa yang mampu membuat jantung ini berdegup liar ketika melihatmu, itu bukan kau.
Kalau kamu mau tahu siapa yang membuat desiran ini muncul ketika ku dengar namamu disebut, itu bukan kau.
Kalau kamu mau tahu siapa yang membuat bibir ini memiliki lengkungan kecil setiap harinya, itu bukan kau.
Kalau kamu mau tahu siapa yang mampu membuat malamku tak nyenyak, itu bukan kau.
Kalau kamu mau tahu siapa yang membuatku memeriksa telepon genggamku setiap waktu, itu bukan kau.
Kalau kamu mau tahu siapa yang aku pikirkan pertama kali saat terjaga, itu bukan kau.
Kalau kamu mau tahu siapa yang selalu ada dalam setiap doaku, itu kamu tapi bukan kau.
Aku harap disetiap aku menyebut kamu, kamu tidak besar kepala karena merasa inspirasiku itu kamu. Karena itu salah besar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar