5 Jul 2014

Terima Kasih, Sembilan Belas.


29 Juni 1995, 29 Juni 2014.
Sembilan belas tahun sudah diberi nafas oleh sang empu-Nya nafas.
Begitu banyak kejadian yang berlalu lalang, entah hanya sekedar datang atau datang lalu memberi pesan.
Begitu banyak senyum yang tercipta, pun air mata.
Begitu banyak kesalahan yang tercipta, pun penyesalan.
Sembilan belas tahun sudah berlumuran dosa. Ya Allah..

Sembilan belas tahun bukan umur jagung, pun belum bisa dibilang dewasa. Terus memperbaiki diri adalah tugasku sekarang. Bukan menghapus dosa yang lalu, hanya menambalnya dengan amalan baru. Menebus segala kesalahan dan berbagai penyesalan terdahulu. Masa di mana emosi ini terlalu meledak-ledak, masa di mana penyesuaian yang penuh penyesalan batin, masa di mana masih butuh banyak pengalaman untuk mengerti bahwa roda kehidupan terus berputar. Maafkan segala salah dan khilafku, teman..

Sembilan belas tahun sudah kepala ini merekam banyak momen indah. Bertemu dengan sosok yang ku panggil bunda.. bertemu dengan anduang (nenek), gaek (kakek) dan sanak saudara yang lainnya, bertemu dengan teman-sekaligus-inspirator-keren, bertemu dengan banyak orang yang datang lalu memberi pelajaran. Terima kasih, teman..

Sembilan belas tahun sudah kaki ini melangkah ke berbagai peristiwa berkesan dalam hidup. Entah berjalan menuju kebaikan, pun keburukan. Astaghfirullahaladzim..

Berbagai ucapan serta doa diberikan padaku pada hari itu. Sambil terus introspeksi, aku mengamininya.
Hari itu bertepatan dengan 1 Ramadan 1435 H, momen dimana orang-orang sangat menantikan datangnya bulan penuh rahmat. Senang rasanya, karena tidak semua orang dapat merasakan 'hari-nya' bertepatan dengan 1 Ramadan.
Begitu banyak doa yang terucap, begitu banyak pula kata aamiin yang ku ucap. Terima kasih, semua.. :')

***

Dari semuaaa teman-teman yang memberikan ucapan, ada beberapa yang unik. Jujur, doa doa ini bikin senyum-senyum sendiri.





dan ini pengucap yang pertama.. temen sebangku waktu kita sama sama survive di kelas 11 SMA. pernah ada konflik tapi akhirnya kita sama sama dewasa. dan gak disangka-sangka bakalan jadi orang pertama yang mendoakan :$


dengan seiringnya waktu berjalan dan doa-doa yang terus diucapkan oleh teman-teman semua, semoga Allah mendengar dan mengabulkannya. semoga semuanya juga mendapatkan apa-apa yang didoakannya untukku.
dan ini kutipan yang paling mengena yang diberikan Raudha sewaktu 29 Juni kemarin.

"Tidak akan bergeser kaki manusia di hari kiamat dari sisi Rabbnya sehingga ditanya tentang lima hal : tentang umurnya dalam apa yang ia gunakan, tentang masa mudanya dalam apa ia habiskan, tentang hartanya darimana ia peroleh dan dalam apa yang ia belanjakan, dan tentang apa yang ia amalkan dari yang ia ketahui (ilmu)." (HR At-Tirmidzi)

terima kasih semua, jazakumullahu khairan katsiran.
terima kasih, sembilan belas.

**karena sibuk ujian akhir semester, maafkan saya atas postingan yang telat ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar